Monday, March 17

Some thoughts in Bahasa

Do you know how it feels when you are stuck between two school of thoughts. One is the one that you grew up with and one is the one you pick up along the way through your life experience. I have that many times, sometimes it is to my disadvantages, I am loosing the ground nor here nor there. Yesterday, while I was waiting for hubby and daughter enjoying their rides at Universal Studio, I wrote some of these short voices. They are in Bahasa .... I felt good after writing them down. Allow me to share them here.

01.

Biarkan mereka bersuara
Bersuara parau yang serak
Dan berkumandang tanpa makna
Mungkin bagi mereka hidup lebih indah -
bila bisa mendengarkan suara sendiri,
walaupun parau

Dasar Beo dalam hati aku melengos
Tidak berapa jauh terbang sudah berasa
berkelana dunia

Biarkan 
Biarkan sudah mereka bersuara
Sampai suatu saat nanti mereka serak sendiri
Baru, mengerti mereka makna DIAM and MENDENGAR

02. Negeri Plastik

Dimana-mana Barbie and Ken
Nampak indah dipandangi
Gampang di pasang-pasangkan
Di ganti baju yang ini dan baju yang itu
Sepatu yang ini dan sepatu yang itu
Mereka terus tersenyum
Hidup buat mereka adalah panggung
Gemerlapan dengan binaran
Semakin kilau mereka berkelibat
Semakin mereka merasa berjaya
Barbie and Ken , apa boleh buat
Di cubit pun akan tetap tersenyum
Apa boleh buat

03.

Bagiku diterima itu tidak perlu
Buat apa memaksa yang tidak wajar
Aku bukannya datang dari negeri kemaren -

Kerajaan di atas langit itu jelas
mengungkap kejadian alam dari sejak dulu kali lagi

Tidak perlu menghamba
Atau terposok-posok menyembah
Kita semua sama, hanya manusia biasa
Hidup berputar, kadang kita di atas awan, kadang kita di bawah lumpur
Tidak ada guna jadi kaum yang sombong

Berumuram durja aku tatap matahari tenggelam perlahan

Damn, it feels good to write them down. Good night all! Cheers from Singapore

No comments:

Post a Comment

Hello! Thank you so much for taking your time to write the comments for me. I really LOVE to read them .... :)